PERISTIWAPeristiwa

Polsek Sawahan Lakukan Penyekatan di Exit Tol Banyu Urip

Surabaya, PEWARTA – Dalam rangka mendukung 16 program prioritas Kapolri khusus point 7 tentang Pemantapan dukungan Polri dalam penanganan Covid-19 dan Inpres No.6 Tahun 2020 tentang Peningkatan disiplin dan Penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid- 19 serta Perwali Kota Surabaya No.67 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru pada kondisi pandemi Covid – 19.

Kemudian surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah. Dengan Permenhub Nomor 13 Tahun 2021 tentang pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah.

Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya beserta Unsur Instansi terkait Dishub dan Pemerintah Kota Surabaya dari Bakesbanglinmas dan Satpol PP Kota Surabaya melaksanakan Penyekatan Perbatasan Surabaya dan larangan mudik bagi warga dan kendaraan luar Kota Surabaya di Exit Tol Banyu Urip Surabaya, Kamis (06/05/2021) Pukul 08.00 Wib – 09.00 Wib.

 Titik lokasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut di Exit Tol Banyu Urip Surabaya, di pimpin langsung oleh Waka Polsek Sawahan AKP Ega Prayudi, Ega S.I.Kom., Kapospam Kanit Lantas Polsek Sawahan IPDA Hari Karyono, Pawas Panit Bhinmas AIPTU Eddy S., ikut serta anggota Polsek Sawahan 8 personel, anggota Satpol PP Kec. Sukomanunggal 4 personel, Linmas 2 personel dan anggota Dishub 2 personel.

Dalam giat operasi Penyekatan perbatasan Kota Surabaya dan larangan mudik bagi kendaraan luar Surabaya di exit tol Banyu Urip tersebut petugas menghentikan kendaraan secara random terhadap kendaraan yang di duga melakukan pelanggaran dan di lakukan pengecekan identitas dan SIKM (Surat Izin Keluar / Masuk).

 Apabila tidak memenuhi syarat, akan diputarbalikkan atau dikembalikan ke daerah asal, apabila memenuhi syarat, dipersilakan melanjutkan perjalanan dengan tetap mengutamakan Prokes dan akan dilakukan rapid tes antigen secara acak / random,” Sebut saja Waka Polsek Sawahan AKP Ega Prayudi, S. l. Kom., saat didampingi Pawas Kanit Lantas IPDA Hati Karyono.

 Jika ditemukan travel gelap, akan dilakukan penindakan berupa tilang, kendaraan diamankan oleh Kepolisian, penumpang diturunkan dan dilakukan karantina 5 hari oleh Satgas Covid-19 Surabaya di Hotel Asrama Haji dengan biaya sendiri,terang Ega

“Setelah dilakukan tes PCR dan hasilnya negatif, diperbolehkan untuk pulang ke daerah asal, apabila dijumpai masyarakat yang menunjukkan indikasi Covid-19 maka akan ditangani oleh tim medis Dinkes, “tegasnya.

Untuk hasil operasi Penyekatan Perbatasan Kota Surabaya dan larangan mudik bagi kendaraan luar Surabaya di exit tol Banyu Urip, memutarbalikan 4 kendaraan R4 dari Luar Kota Surabaya karena tidak memiliki surat izin keluar masuk Kota Surabaya dan Plat Nopol Luar Kota Surabaya,tambah Ega.

  “Giat operasi penyekatan perbatasan kota Surabaya dan larangan mudik bagi kendaraan luar surabaya di exit tol banyu urip selesai. Selama kegiatan berlangsung alhamdulillah berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif” jelasnya. (AGS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button