PERISTIWAPeristiwa

Penyekatan Perbatasan, Puluhan Kendaraan Bernopol Luar Ponorogo Terpaksa Putar Balik

Ponorogo, Pewarta – Dalam upaya penyekatan lalu – lintas pemudik di jalur Jawa Tengah menuju Jawa Timur, tepatnya di perbatasan Desa Biting, jajaran Polres Ponorogo memutarbalikkan puluhan kendaraan yang tidak dilengkapi surat jalan, termasuk surat sehat serta surat keterangan lainnya, Rabu (05/05/2021).

Terpantau, ada sekitar 20 kendaraan bernopol luar Ponorogo yang terpaksa putar balik  di perbatasan Wonogiri – Ponorogo tersebut.

Tak hanya minibus, truk box juga digeledah satu persatu demi antisipasi pemudik yang nekat pulang kampung. Penyekatan yang dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Ponorogo tersebut menghentikan seluruh kendaraan yang berasal dari arah barat terutama bus, mobil pribadi dan truk yang tidak dilengkapi dengan surat jalan dari arah barat satu persatu dilakukan pemeriksaan para pengemudi dan penumpang diperiksa dan diminta menunjukkan identitas masing-masing.

Terhadap kendaraan – kendaraan yang diduga melakukan aktifitas mudik dari arah barat terpaksa diminta untuk putar balik kendaraannya karena diduga mengangkut sejumlah pemudik.

AKP INDRA BUDI WIBOWO
Kasat Lantas Polres Ponorogo

“Kita lakukan penyekatan ini sebagai bentuk antisipasi adanya pemudik nakal yang masuk ke Ponorogo melalui jalur Wonogiri. Kami cek semua, termasuk kendaraan ekspedisi tertutup sekalipun,” ujar AKP Indra Budi Wibowo, Kasat Lantas Polres Ponorogo.

Dengan adanya penyekatan tersebut, Indra berharap angka penyebaran Covid – 19 di wilayah Ponorogo bisa tertekan. Karena diduga penyebaran Covid – 19 lebaran tahun kemarin meningkat drastis setelah adanya masyarakat yang nekat mudik ke kampung halamannya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Ponorogo yang di perantauan untuk tetap tinggal dan tidak usah mudik demi keselamatan bersama. Dari pada nanti kami suruh putar balik karena petugas kami di perbatasan siaga selama 24 jam,” tukasnya.

Adapun, sekitar 20 mobil yang terpaksa putar balik untuk kembali ke daerah masing – masing karena diduga dari luar kota dan mengangkut sejumlah penumpang mudik masing-masing mereka ada yang dari wilayah Wonogiri, Cirebon, Jakarta, Bogor dan Semarang. (ns)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button