PEMERINTAHANPeristiwa

Kurun Waktu Setahun, Lima ASN di Pemkab Jombang Diberhentikan

Foto Senen kepala badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia ( BKPSDM)

Jombang, Pewartatv.co.id– Pelanggar disiplin aparatur sipil negara (ASN)di lingkup Pemkab Jombang dalam setahun terakhir,cukup banyak. Bahkan, ada lima orang yang diberhentikan dengan tidak hormat salah satunya, tersandung kasus korupsi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang Senen Membenarkan hal ini selama 2021 kemarin, ASN yang melakukan pelanggaran disiplin bertambah banyak penyebabnya macam-macam, dari tidak masuk kerja lebih dari 10 hari sampai tersandung kasus korupsi.

“Bahwa dalam kurun waktu satu tahun,tahun 2021 ada lima orang ASN Diberhentikan,”Ujarnya kepada Wartawan Pewarta Jombang,Malam ini.

Kelima ASN tersebut menyebar di beberapa OPD mulai dari seorang staf di Kantor Kecamatan Kesamben yang menjadi kepala desa di kabupaten Mojokerto setelah mengajukan ijin cuti.”namun yang bersangkutan tersandung kasus korupsi sehingga ditahan dan diberhentikan tidak dengan hormat,”terang Senen

Selanjutnya, salah satu ASN yang berdinas di Dinas Kesehatan Jombang diberhentikan dengan hormat.ASN yang berprofesi sebagai Dokter tersebut melakukan pelanggaran disiplin dengan menempuh pendidikan namun tidak menyampaikan izin.”Pemberhentian sudah kita lakukan kepada yang bersangkutan,”tandasnya Lagi.

Ketiga, seorang PNS di Dinas Peternakan yang melakukan pelanggaran disiplin dengan tidak masuk kerja selama 10 hari berturut-turut.Tidak masuk kerja ini tanpa disertai alasan alias tidak Izin.”sesuai Peraturan Pemerintah No. 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS,maka bagi PNS yang tidak masuk kerja selama 10 hari (tidak harus berturut-turut), dapat dapat memenuhi unsur salah satu alasan bisa diberhentikan dengan hormat,” ujarnya lagi.

Selain itu,keempat dan kelima adalah ASN yang berdinas di RSUD Jombang dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang menurutnya, Pemberhentian kedua ASN ini masih dalam Proses pemberian rekomendasi.”Untuk yang dua ini masih proses sedangkan yang tiga sudah final,”terangnya

Sayangnya, Senen tidak menjelaskan secara rinci bentuk pelanggaran disiplin yang di lakukan kedua ASN tersebut apakah faktor tidak masuk kerja atau alasan lain yang membuat keduanya harus diberhentikan dengan hormat atau tidak hormat.

Dia hanya menyebutkan, sebelumnya telah melakukan beberapa upaya termasuk pembinaan secara internal OPD serta pembinaan yang dilakukan lintas OPD mulai Inspektorat , Bagian Hukum dan tim BKPSDM dan serta OPD yang bersangkutan.namun selama pembinaan itu mereka tidak menunjukkan etikad baik untuk berubah.”Akhirnya , pelanggaran disiplin kita putuskan,”tegas pria yang pernah menjabat Plt Sekda ini.

Untuk itulah pihaknya menghimbau kepada 7.944 ASN di lingkup Pemkab Jombang untuk meningkatkan etos kerja dimanapun tempatnya.kami juga mengingatkan kepada teman-teman kepala OPD untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap PNS dilingkup masing-masing,”Ujar Senen.

Reporter : Setia Budi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button