DaerahHUKRIMPeristiwa

Duda Pelaku Pedofilia Berhasil Ditngkap Satrekrim Polres Tanjung Perak

Surabaya, Pewarta Senin (31 Mei 2021) Seorang berstatus duda yang juga pelaku pedofilia terhadap dua korban dibawah umur kini berhasil diamankan anggota Satrekrim Polres Tanjung Perak Surabaya.

Tersangka berinisial SDY (52) tahun warga jalan tambak wedi  Surabaya melakukan tindakan Sodomi pada anak laki -laki berinisial Oa  (11) tahun dan Rjs (13) tahun yang masih tetangga pelaku.

Dalam pemeriksaan pelaku mengaku baru pertama kali melakukan tindakan asusila ini, dan dalam menjalankan aksinya dia menggunakan cara dengan membujuk korbannya akan diajari beladiri silat kalau mau tidur bersama.

Sementara itu tersangka yang tinggal dirumah milik orang tua korban yang kosong dan diminta membantu menjualnya jadi pelaku dengan korban sangat akrab seperti layaknya keluarga sendiri.

Para korban ini, percaya dengan tersangka karena tinggal disitu sudah 8 tahun. baru sekitar bulan Maret 2021 saat korban melakukan kegiatan bela diri bersama tersangka dimanfaatkan melakukan pencabulan diantaranya dengan cara mencium bibirnya bahkan sampai memasukkan alat kelaminnya ke dubur korban

Akibat dari kejadian itu,  korban mengeluh sakit pada duburnya lalu diceritakan pada orangtuanya. selanjutnya kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak .

Tak menunggu lama dalam waktu 2 jam dengan terus melakukan kegiatan pemeriksaan secara cepat satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil untuk mengamankan tersangka

Kapolres Tanjung Perak AKBP Ganis saat rilis mengatakan.” Akibat perbuatan tersebut,  tersangka kami kenakan pasal 82 ayat 1 undang-undang Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.” ujarnya

Dan untuk barang bukti yang berhasil kita amankan diantaranya adalah berupa kaos oblong warna hitam kemudian juga ada celana pendek ya ini adalah celana juga ya ada 22 kaos dan 2 celana. kini pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya mendekam dibalik jeruji besi.

“Pemeriksaan pada tersangka tetap dilakukan pihak kepolisiam karena masih dimungkinkan ada korban lagi yang belum melapor karena takut atau malu.” Pungkasnya. ( eko )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button