ADVETORIALSerba - serbiSERBA-SERBI

Bencana Tanah Bergerak, Bupati Ponorogo Kunjungi Pengungsi di Sriti

PONOROGO, PewartaTV – Sebanyak 92 jiwa dari 36 KK warga Desa Sriti terpaksa harus menjalani hidup di pengungsian akibat adanya bencana hidrometeorologi berupa tanah bergerak yang melanda wilayah Kecamatan Sawoo.

Hal tersebut membuat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko langsung mengunjungi lokasi pengungsian yang berada di pasar desa setempat guna memastikan kebutuhan pokok para pengungsi dalam kondisi aman, Kamis (28/10/2022).

Kang Giri, sapaan akrabnya, mengungkapkan rasa empati dan kekhawatirannya saat menemui pengungsi yang harus rela meninggalkan rumah dan harta mereka serta hewan piaraannya dalam beberapa waktu kedepan sampai dirasa kondisi tanah gerak di sekitar warga terdampak benar – benar aman.

“Kami masih khawatir karena lokasi tanah bergerak masih belum aman untuk warga terdampak. Apalagi intensitas hujan masih cukup tinggi. Untuk itu kami berharap agar warga tetap bertahan di pengungsian,” ujar Bupati Sugiri.

Terkait logistik, Sugiri memastikan aman untuk para pengungsi. Pihaknya juga mengajak semua elemen masyarakat Desa Sriti untuk lebih mengedepankan gotong royong agar bisa sedikit meringankan beban   warga terdampak tanah gerak tersebut. Selain itu, Kang Giri juga menghimbau agar warga Sriti tetap waspada karena curah hujan masih cukup tinggi.

“Logistik untuk para pengungsi aman, termasuk dapur umur dan kebutuhan sehari – hari. Kami juga meminta masyarakat harus waspada terhadap bencana hidrometeorologi dengan mempersiapkan diri, terutama untuk keselamatan jiwa,” pintanya.

Tidak hanya di Desa Sriti, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam kesempatan yang sama juga menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa pengungsi di Desa Tempuran yang lokasinya memang berdekatan dengan Sriti. (adv/ns)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button